Balikpapan – PJ Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik membeberkan pekerja di Kaltim didominasi masyarakat luar daerah.
Ia mengatakan, 60 persen pekerja di Bumi Etam adalah pendatang dan telah tersertifikasi, sehingga tenaga kerja bersertifikasi sangat diperlukan.
“Itulah kenapa kita punya tantangan, kita ingin memperbanyak tenaga yang bersertifikasi, sehingga peluang pekerjaan bagi warga Kaltim tidak diambil oleh orang luar,” ujarnya saat diwawancarai media selepas Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) kota Balikpapan, Selasa (30/1/2024).
Menurutnya, saat ini kendala yang terjadi di tengah masyarakat Kaltim adalah sertifikasi kompetensi. Untuk itu, pelatihan kerja sangat dibutuhkan untuk menciptakan sumber daya manusia ahli.
“Kaltim membutuhkan manpower dan sumber daya manusia yang betul-betul ahli dan memiliki kualitas di P2 seperti sekarang ini,” ungkapnya.
“Sehingga, tak ada lagi alasan bagi perusahaan-perusahaan untuk menolak karena tak ada sertifikasi. Karena kendala kita memang di sertifikasi,” lanjutnya.
(TribunKaltim.co)

