Jembatan di BK Rusak Parah, Komisi III: Objek Wisata Jangan Dianaktirikan

BONTANG – Kondisi lantai di depan panggung Bontang Kuala ujung perlu penanganan segera. Apalagi pasca adanya kebakaran tiga tahun silam, akses penghubung saat ini sangat memperihatinkan.

Rombongan Komisi III DPRD Bontang pun melakukan sidak, dan menemukan belum ada perbaikan. Bahkan sisa-sisa papan terbakar digunakan warga untuk memperbaiki jalan.

Tidak jarang warga justru iuran agar akses menuju tempat usaha di belakang panggung bisa dilintasi oleh para pendatang.

Lurah Bontang Kuala Suiza Ixan Saputro mengaku usulan perbaikan sudah beberapa kali diberikan. Hanya saja sampai sekarang masih belum bisa di akomodir.

Baca Juga : Tinjau Bontang Kuala, Komisi III Disambut Banjir Rob: Belum Ada Respons Penanganan dari Pemkot

Untuk memperbaiki jalan secara keseluruhan itu berdasarkan hasil perencanaan senilai Rp 18 miliar. Perbaikan terakhir kali diketahui sudah lebih 20 tahun lalu.

“Kami udah usulkan. Paling tidak yang bekas kebakaran tiga tahun lalu ini bisa diperbaiki segera. Tidak jarang juga ada pengunjung yang motornya terperosok karena jalan rusak,” kata Suiza Ixan Saputro, Senin (5/6/2023).

Dikonfirmasi juga Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad mengaku, di APBD Perubahan 2023 minta pengerjaan ini diakomodir.

Menurutnya untuk menyelesaikan perbaikan jembatan ini tidak banyak menggunakan anggaran yang besar. Paling tidak sekitar Rp 300 hingga Rp 500 juta.

Karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan DPRD Bontang sudah ke tiga kalinya meminta Pemkot agar segera turun tangan.

“Ini daerah wisata kenapa justru di anak tiri kan. Kalau tahun ini tidak ada yah warga pasti sangat kecewa,” tutur Abdul Samad.

Perwakilan Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) mengaku di 2024 ada usulan pengerjaan. Namun bentuknya rehab panggung.

Anggaran yang disiapkan Rp 4,5 miliar. Namun terbagi untuk alokasi di Pulau Beras Basah. Namun semua usulan itu akan dipertimbangkan skala prioritasnya.

“Iya di 2024 ada usulan. Nanti akan dibahas lebih lanjut lagi, ” Kata Perencana Ahli Muda Bapelitbang Dian Nurafianto.(adv)

You might also like

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 107