Harga Plastik Naik Tajam, Pemerintah Kebut Mitigasi Dampak

selisik
2 Min Read

Selisik.id – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk merespons kenaikan harga bahan baku plastik dan berbagai komoditas lain yang terdampak dinamika geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Saat memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini fokus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan harga komoditas dunia, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya terhadap industri dan masyarakat dapat ditekan.

Menurutnya, pemerintah menyadari bahwa gejolak global, termasuk kenaikan harga energi berpengaruh langsung terhadap sektor industri dalam negeri, salah satunya industri plastik yang bahan bakunya masih impor.

BACA JUGA:  Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Kaltim Naik

“Kami pemerintah terus menerus setiap hari, kita memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia,” kata Prasetyo dilansir Antara.

Ia menjelaskan, strategi pemerintah dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian untuk memastikan respons kebijakan berjalan cepat dan terintegrasi.

Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian untuk mencari solusi terhadap tekanan harga.

BACA JUGA:  Harga Telur di Bontang Meroket Tembus Rp67 Ribu per Piring

Langkah lain yang disiapkan pemerintah antara lain menjaga stabilitas pasokan energi dan bahan baku industri, termasuk membuka peluang sumber pasokan baru apabila diperlukan.

Prasetyo menekankan bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah tidak dapat dilakukan secara instan karena berkaitan dengan rantai pasok global dan kerja sama perdagangan internasional yang membutuhkan proses penyesuaian.

“Cara menyelesaikannya itu kan juga tidak serta-merta mudah ya. Contoh misalnya, memastikan pasokan minyak kita, itu kan meskipun mohon maaf, misalnya banyak yang punya produksi minyak, tapi belum tentu juga selama ini mungkin kita belum pernah membeli dari negara tersebut, atau dari perusahaan tersebut. Ini kan butuh waktu,” kata Prasetyo menjelaskan.

BACA JUGA:  Harga Sembako Melonjak Jelang Nataru, Wawali Bontang Soroti Minimnya Antisipasi

Meski demikian, pemerintah memastikan terus menyusun berbagai skema kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi sektor industri nasional dari dampak ketidakpastian geopolitik global.

Share This Article