Geliatkan Ekonomi di Pasar, BW Usul Pemkot Bontang Gandeng Ojek Online

selisik
1 Min Read

Bontang – Pemkot Bontang diminta berinovasi untuk meningkatkan roda ekonomi pelaku usaha mikro. Salah satunya dengan berkolaborasi dengan provider ojek online.

Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengusulkan pemerintah memanfaatkan pasar ekonomi digital. Di samping meningkatkan pendapatan pedagang, juga mendukung potensi perkembangan ekonomi digital.

“Bagaimana melakukan kerja sama dengan ojek online,” ungkapnya disaat memimping RDP, Kamis (23/11/23).

BACA JUGA:  Komisi C DPRD Bontang Kunjungi Dishub Kaltim, Alfin: Terminal Bus Kota Ditargetkan Beroperasi Desember 2024

Di mana titik koordinasi masyarakat berbelanja dipusatkan di Gedung Pasar Tamrin. Semisal, warga ingin membeli ayam tinggal ojol yang masuk ke pasar.

Bahkan bukan cuma di Pasar Tamrin, tetapi di Pasar Telihan dan Pasar Citra Mas LokTuan juga bisa diterapkan.

Bagi pedagang yang belum mengerti, lanjut Bakhtiar, mereka bisa dibimbing bagaimana menggunakan aplikasi ojol. Bahkan bisa juga diarahkan bagaimaan cara memasarkan produknya.

BACA JUGA:  Pemahaman Masyarakat Rendah, DPRD Bontang Minta Dinkes Gencarkan Sosialisasi Soal Wolbachia

“Ini salah satu langkah menata pasar,” terang Politisi Partai Nasdem itu.

Merespons hal itu, Kamilan kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Bontang menyampaikan, apabila ada regulasi yang membolehkan hal itu bakal dilakukan bagaimana memanfaatkan platform ojol untuk dijadikan mitra kerja pasar.

“Jadi ini lebih murah, daripada ke pasar pulang pergi naik ojek sudah berapa,” ujarnya. (Adv)

TAGGED:
Share This Article