Evaluasi Program Stunting, DPRD Bontang Panggil Pemerintah

selisik
1 Min Read

Bontang – Komisi bidang kesehatan DPRD Bontang menggelar rapat kerja untuk mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan stunting di Kota Bontang, Selasa (5/12/2023).

Rapat ini dihadiri Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masayarakat, Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengemnbangan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika.

Rapat dipimpin Anggota Komisi I DPRD Bontang Ardrofdita bersama rekan se-komisinya Abdul Haris. Agenda ini untuk mengetahui progres dari program pencegahan stunting yang sudah dilaksanakan pemerintah sejak awal tahun anggaran 2023 ini.

BACA JUGA:  DPRD Bontang Usul Penyediaan Kapal UGD Bagi Warga Pesisir

Hasil rapat, diketahui pemerintah tengah mendata secara akurat angka stunting di Bontang. Sebab, data yang dimiliki pemerintah saat ini belum valid sehingga dilakukan program timbang massal di seluruh Posyandu se-Kota Bontang.

“Saya belum tahu persis, struktur resmi di Bontang terkait stunting seperti apa. Nantinya hasil diskusi hari ini, kita akan ambil dan akan menjadi sumber data terkait stunting di Bontang,” ucapnya saat memimpin rapat.

BACA JUGA:  Aloysius Roni Minta Pemakaman Muslim di Bontang Barat Direalisasikan Secepatnya

Stunting merupakan kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak, apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada kembang anak. Sehingga penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak. (Adv)

TAGGED:
Share This Article