Bontang – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bontang menggelar Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) bagi para kader, di Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (30/9/2022).
Ketua TP PKK Bontang Hapidah Basri Rase menuturkan, tujuan dari kegiatan ini dapat mengetahui secara langsung pelaksanaan gerakan PKK dengan 10 program pokok. Mulai dari kelompok dasawisma, kelompok PKK RT. Kemudian di TP PKK kelurahan hingga kecamatan.
Adapun, dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK telah dibagi menjadi 4 Kelompok Kerja (Pokja). Pokja I meliputi, program penghayatan dan pengamalan Pancasila, serta program gotong royong.
Pokja II meliputi, program pendidikan dan ketrampilan, serta program pengembangan kehidupan berkoperasi.
Pokja III meliputi, program pangan, program sandang, serta program perumahan dan tata laksana rumah tangga.
Pokja IV meliputi, program kesehatan, program kelestarian lingkungan hidup dan program perencanaan sehat.
Hal ini telah berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX PKK Tahun 2021 dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III PKK Kota Bontang Tahun 2022 dan disesuaikan dengan wilayah masing-masing.
“Harapannya pelaksanaan gerakan PKK melalui 10 program pokok PKK dituangkan dalam program kerja 5 tahun,” kata Hapidah saat dikonfirmasi, Jumat (30/9).
Di sisi lain, ia mengatakan SMEP dilksanakan setiap tahun, sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan pokok TP PKK. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota yang memerlukan pelaporan.
Melalui kegiatan ini, TP PKK semua jenjang dapat memperbaiki sistem pelaporan kegiatan, meningkatkan tertib administrasi, perubahan positif, inovasi.
Sehingga, gerakan PKK dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Terkhusus, keluarga yang perlu diberdayakan.
“Semua kegiatan telah dilaksanakan perlu di administrasikan dengan tertib dan pelaporan harus rapi dan benar. Meskipun, rapi kalau tidak benar bagaimana mau dinilai nantinya,” pungkasnya.

