Usai NasDem, Neni Melamar ke PPP

Tim pemenangan Neni Moerniaeni saat mengambil formulir pendaftaran Bacalon wali kota di Sekretariat PPP, Rabu (2/10/2019)

SELISIK.ID, Bontang – Setelah dua hari lalu 30 September 2019 mengambil formulir pendaftaran bakal calon wali kota di DPD NasDem Bontang, melalui timnya, Neni Moerniaeni juga mendaftar ke DPC PPP Bontang di Jalan Ir. H Juanda, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (2/10/2019).

Neni yang diwakili Haeriadi dan Andi Amri disambut Bendahara Umum DPC PPP Bontang Nurlela.

Haeriadi mengatakan, meski pilkada lalu berhasil maju menjadi wali kota Bontang lewat jalur independen, dia memastikan kali ini Neni akan maju melalui jalur partai. Karena secara etik, maju melalui jalur tersebut merupakan kesempatan yang paling baik saat ini.

“Ini perintah bunda (Neni Moerniaeni, Red) mengambil formulir di PPP. Jadi memang beliau serius maju melalui jalur partai sekarang,” ungkapnya.

Dijelaskan Haeriadi, meski diketahui bersama PPP merupakan salah satu koalisi salah satu calon lain yang akan maju di Pilkada mendatang. Pihaknya tak khawatir Neni tidak diusung partai tersebut. Karena menurutnya itu bukan wewenang daerah maupun provinsi. Namun itu kewenangan pusat.

“Persoalan di pusat nanti tergantung lobi. Yang penting saat ini Bunda taat asas dengan mendaftar di partai lebih dulu. Karena bila tidak melalui tahapan ini bagaimana PPP dapat meluluskan kami,” paparnya.

Dia pun menjelaskan selama dua kali mengambil formulir, Neni memang tidak bisa hadir. Menurutnya itu bukan karena tidak menghargai. Namun dikarenakan kesibukan dia menjadi wali kota. Tetapi ia memastikan untuk pengembalian formulir, Neni dipastikan akan hadir.

“Siapa tahu saat pengembalian nanti sudah ada calon wakilnya, jadi ya bisa sekalian,” tuturnya.

Sementara itu, Andi Amri mengaku, hasil survei Agustus lalu sebenarnya sudah ada lima nama calon wakil digadang-gadang dampingi Neni. Mereka berasal dari beragam latar belakang berbeda, mulai dari politisi, pengusaha, dan ahli. Mereka pun berdomisili di Bontang.

Namun ia tidak menyebutkan kelima nama tersebut. Sebab, kata dia, masih ada tahapan yang harus dilalui. Yakni, survei kedua untuk mengerucutkan nama-nama tersebut.

“Namun tidak menutup kemungkinan ada nama lain yang juga potensial untuk maju mendampingi bunda Neni,” tutupnya. (ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.