Tempat Wisata di Bontang Tutup sampai 17 Mei

Bontang – Tak hanya melakukan pengetatan larangan mudik dengan penyekatan di tugu selamat datang, Pemkot Bontang juga memastikan menutup seluruh tempat wisata dan hiburan selama libur lebaran, atau tepatnya hingga 17 Mei nanti.

Sekretaris Kota (Sekkot) Aji Erlynawati mengatakan ada sejumlah penekanan selama PPKM Mikro jilid kelima ini. Di antaranya ialah menutup sementara tempat hiburan dan wisata. Penutupan tempat hiburan seiring dengan keputusan wali kota 188.45/210/SATPOL PP/2021.

“Ini sesuai instruksi dari pemerintah pusat,” kata pejabat yang akrab disapa Iin ini.

Landasan kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi virus korona, dalam beberapa waktu ke depan. Mengingat telah adanya varian virus baru dan lonjakan signifikan yang terjadi di India. “Kondisi ini mengkhawatirkan kalau tetap dibuka di saat lebaran takutnya angka terkonfirmasi membeludak,” ucapnya.

Adapun yang masuk dalam klasifikasi tempat hiburan mencakup tempat karaoke, pertunjukan musik, diskotik, pub, club malam, panti pijat, dan kegiatan usaha sejenisnya. Kebijakan ini juga menyasar seluruh destinasi wisata. Baik yang dikelola Pemkot maupun swasta.

“Tempat wisata kami pastikan ditutup sementara sampai 17 Mei. Kalau dibuka potensi meningkatnya jumlah pengunjung. Berkaca dari tahun sebelumnya kondisi itu terjadi,” tutur dia.

Diketahui, Kota Taman memiliki 11 destinasi unggulan. Meliputi Pulau Beras Basah, Bontang Kuala, Mangrove Edu Park, Kenari Water Park, Taman Cibodas, Sungai Belanda, Taman Graha Mangrove, Lembah Hijau, Bontang Mangrove Park, Lembah Permai, dan Kampung Masdarling. (*)