Sudah Ukur Jas, Caleg Terpilih Siap Dilantik

Ahmad Effa Yuliansyah.

SELISIK.ID, Bontang – Tinggal sebulan lagi, 25 anggota DPRD Bontang periode 2019-2024 bakal dilantik. Tepatnya 15 Agustus 2019 mendatang. Dengan waktu tersisa ini,  panitia pelantikan telah melakukan sejumlah persiapan.

Ketua Panitia Ahmad Effa Yuliansyah menuturkan, ke-25 anggota dewan terpilih telah lakukan pengukuran jas. Untuk dipakai dalam hari inagurasi mereka. Sementara untuk venue acara, yakni di ruang rapat paripurna DPRD Bontang. Pihaknya sudah menunjuk event organizer untuk menata ruangan itu agar terlihat meriah, dan ciamik. Rencananya di sana pun akan dibangun replika taman kecil.

Sementara di halaman Gedung DPRD Bontang. Bakal didirikan tenda-tenda, dan tarub. Untuk menampung tamu undangan yang berasal dari simpatisan atau warga pendukung anggota dewan terpilih.

Untuk pengaturan tamu, ujar Ahmad Effa Yuliansyah, bakal diatur demikian ketat. Untuk tamu undangan di venue utama, hanya terbuka bagi 500-an orang. Sebagian besar merupakan pejabat atas Bontang, keluarga inti dewan terpilih, dan sejumlah tamu lain yang memang diundang secara ekslusif.

Pembatasan ini dilakukan lantaran kapasitas ruangan memang tak mampu menampung banyak orang. Selain itu, untuk memastikan agar pelantikan dewan baru berjalan lancar dan khidmat. “Yang masuk ke ruang paripurna itu wajib bawa undangan,” terang Effa.

Tamu undangan pun, ujar Effa, mesti mengikuti tata tertib yang ditetapkan. Misalnya kode berpakaian. Bagi undangan pria, wajib mengenakan pakaian formal yang dibalut jas. Sedang untuk perempuan pun sama, mesti formal dan sopan. Umumnya kebaya. Sementara untuk TNI/Polri, mengenakan kebesaran masing-masing.

Sementara untuk simpatisan, ataupun warga Bontang yang ingin merasakan euforia pelantikan dewan. Hanya diperkenankan menduduki tenda yang disediakan di pelataran gedung DPRD. Kendati demikian, panitia pastikan bakal ada konsumsi disediakan.

“Total anggaran untuk seremonial saja mungkin Rp200-an juta. Ini termasuk konsumsi, penataan interior (venue utama), penyewaan tenda, dan publikasi,” urai Effa.

Lanjutnya, persiapan belum seutuhnya rampung. Pihaknya masih melakukan pematangan, menyusun rundown acara, serta menunggu SK Gubernur. Pihaknya juga masih menggodok bagaimana nantinya teknis inagurasi dewan. Namun pada intinya, seluruh tahapan ini mengikuti petunjuk teknis (Juknis) dari Permendagri.

“Pokoknya patokan kami dalam menggelar pelatikan dewan itu permendagri,” pungkasnya. (adv/ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.