Sudah Divaksin, Kok Masih Bisa Positif COVID-19?

TAK terasa, kita sudah tiba di Senin terakhir di bulan pertama tahun 2021. Tak hanya itu, minggu ini juga minggu pay day pertama untuk yang sudah bekerja. Sudah kepikiran mau beli apa belum, nih?

Sebelum beraktivitas, yuk mulai hari dengan beberapa berita terhangat yang terjadi selama akhir pekan lalu. Tak ketinggalan, ada info lowongan kerja juga, lho. Jadi, simak sampai selesai ya!

Kabar mengejutkan datang dari Bupati Sleman Sri Purnomo yang dinyatakan positif COVID-19 sepekan setelah dia menjalani penyuntikan vaksin Sinovac.

Bupati Sleman ini adalah orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19 di Sleman. Tiga puluh menit setelah divaksin, Sri mengaku tidak merasakan efek samping apa pun. Namun, seminggu setelahnya, ia sempat mengalami gejala batuk dan suhu tubuh meningkat. Sri pun melakukan rapid test dan PCR dengan hasil positif Covid-19.

Waduh, setelah disuntik vaksin tetap bisa positif COVID-19?

Iya, vaksinasi memang tidak menjamin penerima tidak akan positif COVID-19 lagi. Namun, pakar alergi dan imunologi yang juga Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Iris Rengganis menegaskan kalau seseorang yang divaksin positif COVID-19 sakitnya tidak seberat dengan orang yang tidak divaksinasi.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.