Sekolah Berlakukan Jam Belajar Bergantian, Raking Minta Pemkot Tambah Ruang Kelas

Sekretaris Fraksi Gerindra bersama Berkarya, Raking.

SELISIK.ID, Bontang – Sekretaris Fraksi Gerindra bersama Berkarya Raking menyoroti minimnya ruang belajar mengajar di sekolah.

Pasalnya, ada sekolah plat merah yang masih menerapkan proses belajar mengajar dua hingga tiga jadwal (shift) bergantian.

Hal tersebut disampaikan Raking pada rapat pandangan fraksi-fraksi dalam laporan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2020, Rabu (30/10/2019).

Raking berharap pemerintah lebih memperhatikan sekolah yang menjadi naungan mereka. Karena ada beberapa sekolah, seperti SD hingga SMP proses belajar mengajar berjalan hingga dua shift. Itu terjadi lantaran sekolah tersebut masih kekurangan ruang kelas dan pelajar yang melebih kapasitas.

Terkait hal tersebut, ia meminta Pemkot khususnya di dinas terkait dapat mengambil langkah tegas. Baik itu dengan membangun gedung baru atau menambah ruang kelas baru. Itu dilakukan dengan harapan mutu pendidikan di Bontang bisa semakin lebih baik lagi.

“Saya rasa mudah, karena untuk dunia pendidikan sesuai aturan, anggaran APBD 20 persennya dialokasikan khusus untuk pendidikan,” pungkas Raking. (adv/ver)