Rusunawa di Guntung dan Loktuan Sepi Peminat

BONTANsG — Rusunawa Guntung dan Lok Tuan masih sepi peminat. Setelah hampir 8 bulan pendafataran di buka, jumlah pendaftar belum genap separuh dari total kamar yang tersedia.

Rusunawa Guntung paling minim peminatnya. Dari total 90 kamar yang tersedia belum genap 20 orang yang mendaftar. Sedangkan, Rusunawa Lok Tuan dari 70 kamar yang tersedia, baru 50 yang mendaftar.

“Itu pun berkasnya belum dimasukin semua,” ujar Kepala UPT Rusunawa, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Bontang, Ely Terliah saat dikonfirmasi, Rabu (06/01/2021).

Ely mengatakan, rencananya peresmian dua rusunawa ini digelar bersamaan pada   tangga 11 januari 2021 mendatang. Kemungkinan, usai diresmikan bisa  menumbuhkan minat pendaftar.

“Dari pengalaman beberapa Rusunawa yang lain juga begitu. Pas sudah diresmikan baru pada rame yang mendaftar,” tuturnya.

Disinggung terkait lokasi Rusunawa yang jauh dari perkotaan, ia pun menuturkan kedua Rusunawa ini sengaja dibangun didekat kawasan industri, agar bisa menyasar para pekerja yang masih belum memiliki tempat hunian tetap.

“Iya memang, karena ini untuk para pekerja juga. Biar tidak terlalu jauh dari tempat kerja,” terangnya.

Sebagai informasi, tarif sewa di Rusunawa Guntung dari lantai dasar dan lantai 1 seharga Rp 400 ribu, untuk lantai 2 seharga  Rp 375 ribu. Sementara di lantai 3 ditarif lebih murah. Hanya, Rp 350 ribu.

Kalau untuk Rusunawa Loktuan, tarifnya sedikit lebih mahal. Namun harga juga variatif. Tetap menyesuaikan dengan tingkatan lantai.

Khusus di lantai dasar ditarifnya lebih mahal seharga Rp 600 ribu. Sedangkan untuk lantai satu Rp 550 ribu, lantai 2 seharga Rp 500 ribu, dan di lantai 3 Rp 450 ribu. Sedangkan lantai teratas yakni lantai 4 hanya Rp 400 ribu.