Progres Pembangunan Diduga Lambat, Komisi III Tinjau Pembangunan Masjid Terapung Loktuan

Rombongan Komisi III saat meninjau pembangunan Mesjid Terapung, Loktuan.


SELISIK.ID, Bontang – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang meninjau pembangunan Masjid Terapung, Senin (29/10/2019). Itu dilakukan lantaran progres pembangunan masjid disinyalir lambat.

Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal melakukan komunikasi secara diam-diam yang ia lakukan kepada karyawan. Dari situ, ada pengakuan karyawan yang berhenti karena terkendala invoice terhambat sehingga berimbas pada gaji terlambat. Hal itu sempat menjadi kekhawatiran pihaknya.

Namun setelah mendengar penjelasan manajemen perusahaan yang membangun masjid ini, pembangunan akan selesai Desember nanti.

“Meski akan tercapai pembangunan bulan dua belas, kami harap tidak terjadi masalah lagi yang bisa menghambat pembangunan masjid ini,” harapnya.

Dia pun menyarankan pula agar kontraktor pelaksana lebih tegas terhadap keselamatan pekerja, dengan menyediakan APD (Alat Pelindung Diri) baik helm maupun sepatu.

“Ada juga laporan bahwa masih ada karyawan yang tidak pakai helm bahkan sepatu, itu sangat berbahaya,” tegasnya.
Ia pun berharap semua dapat dipenuhi agar tidak memperlambat proses pembagunan masjid itu.

Sementara itu, Site Manager PT Anugerah Putra Tanjung Nana mengaku selama bekerja selalu mengutamakan keselamatan kerja karyawan. Bahkan APD sudah disiapkan. Bila pun ada yang tidak menggunakan APD, itu karena ada saja karyawan yang tidak mau memakainya.

Kemudian soal memperlambat pekerjaan dan menunda – nunda gaji karyawan, Nana menepis tudingan tersebut. Pasalnya, selama ini karyawan digaji dengan sistem borongan jadi pembayarannya selalu tepat waktu dan diberikan per 2 minggu kepada karyawan.

“Kami berjanji akan menyelesaikan pekerjaannya sesuai waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya. (adv/ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.