Polemik Tenaga Kerja Jadi Atensi DPRD Bontang

SELISIK.ID, Bontang – Masalah yang kerap timbul antara tenaga kerja dan perusahaan mendapat perhatian serius DPRD Bontang.

Seperti hak karyawan, baik yang menjelang pensiun maupun yang akan berakhir ikatan kontrak kerja. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi gejolak yang kemungkinan akan terjadi.

Untuk itu, Komisis I DPRD Bontang menggelar rapat kerja bersama dengan PT YPK Usaha Mandiri (YUM) dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang. Selain persoalan di atas, dewan juga menekankan mekanisme penerimaan karyawan baru.

“Tidak akan lama lagi karyawan PT YUM akan ada yang habis kontrak dan pensiun. Kami tidak ingin ada gejolak di kemudian hari karena hak karyawan tidak dipenuhi, itu yang kita hindari,” terang Sekretaris Komisi I DPRD Bontang Raking, di Sekretariat DPRD Bontang, Senin (9/3/2020).

Dari hasil rapat tersebut, pihak perusahaan disebut Raking berkomitmen untuk menyelesaikan hak – hak karyawan yang telah pensiun ataupun yang habis kontrak. “Perusahaan menegaskan komitmen akan hal itu,” ujarnya.

Soal penerimaan karyawan baru, DPRD berpesan agar perusahaan mengedepankan transparansi. Baik pengangkatan karyawan magang ataupun saat membutuhkan karyawan baru.

“Ya, dari Disnaker juga mengungkapkan bahwa perusahaan selalu berkoordinasi untuk penerimaan karyawan baru,” pungkasnya. (dik/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.