Perusahaan Wajib Serap 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

Dewan Usulkan Perda Tenaga Kerja Diubah

SELISIK.ID, Bontang- Tenaga kerja lokal kini boleh bernafas lega. Pasalnya, setiap perusahaan yang beroperasi di Kota Taman wajib menggunakan 75 persen tenaga kerja lokal.

Aturan ini tertuang dalam raperda perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2009 mengenai rekrutmen dan penempatan tenaga kerja yang sudah disetujui pemerintah kota. Dewan menilai perda tersebut tidak berpihak pada putra daerah.

Dengan perubahan isi perda ini, Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris berharap perusahaan bisa mematuhi ketentuan dan aturan yang sudah ditetapkan.

“Ya, mengingat banyak pemberi kerja yang mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah. Padahal kan tenaga kerja kita melimpah,” katanya.

Secara garis besar, ada beberapa perubahan dalam perda tersebut. Yaitu, perusahaan wajib melaporkan jumlah kebutuhan tenaga kerja ke dinas terkait. Dalam proses seleksi penerimaan, perusahaan juga diharuskan memberikan pengayaan tentang materi tes 5 hari sebelum pelaksanaan tes.

“Prioritas bagi pekerja lokal juga berlaku di setiap perekrutan. Dalam tes seleksi, peserta asal Bontang mendapat tambahan 5 poin,” jelasnya.

Sementara tenaga kerja dari luar Bontang tetap mendapat jatah dengan catatan memiliki keahlian khusus dengan pekerjaan jenis tertentu.

Pasal soal sanksi juga tertuang jika perusahaan melanggar. Kata dia, sanksi diberikan bertahap mulai dari tertulis hingga pencabutan izin operasi. (vli)

Leave A Reply

Your email address will not be published.