Nursalam Sindir Pemkot Tidak Berani Tutup Prakla

SELISIK.ID, Bontang– Ketua DPRD Bontang Nursalam menyindir pemkot yang terkesan tidak berani menghentikan praktik prostitusi terselubung di Prakla.

Salam, sapaannya, bahkan membandingkan dengan daerah lain di Kaltim, seperti Samarinda, Balikpapan, Kukar dan Kutim yang berani tegas menutup tempat prostitusi.  

Ia juga mengingatkan bahwa penutupan Prakla sudah menjadi program 100 hari kala wali kota Bontang, Neni Moernieani terpilih.

“Ya harus dilaksanakan. Kan sudah masuk dalam program,” kata Salam, Senin (8/7/2019).

Politisi Golkar itu meminta pemkot serius menyikapi persoalan ini. Kekhawatiran akan berpindah ke lokasi lain jika Prakla ditutup menurut Salam agak berlebihan. Pun begitu, pemkot punya kewenangan untuk melakukan penertiban.

“Paling tidak kamar-kamar yang ada di tempat hiburan di Prakla itu dibongkar. Menghilangkan prasangka akan adanya praktik prostitusi di sana,” katanya.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyebut perlu memikirkan konsekuensi jika Prakla benar-benar ditutup. Yang mungkin terjadi, kata dia, pekerja seks komersial akan berpindah ke lokasi lain.

“Yang terpenting itu kita lakukan pembinaan. Membangun spiritual, keimanan. Kita akan lakukan bertahap. Pemkot tidak ingin ekstrim, tapi secara persuasif,” ujarnya. (adv/ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.