Nursalam Kritik Satpol PP soal Peredaran Miras; Mesti Tegas

SELISIK.ID, Bontang – Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam geram. Itu terkait pernyataan Satpol PP Kota Bontang. Dalam rapat dengar pendapat bersama sejumlah instansi, Selasa (3/3/2020).

Rapat itu membahas dugaan penjualan minuman keras. Yang diduga dilakukan salah satu karaoke keluarga di Jalan Ahmad Yani. Nursalam menilai Satpol PP tidak tegas.   

Kegeraman politisi Partai Golkar itu bermula dari pernyataan Kabid Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP, Rafidah.

Rafidah berkilah bahwa pihaknya belum bisa bertindak tegas karena terbentur landasan hukum. Dalam menyikapi dugaan penjualan miras itu.  

“Karena perda-nya (perda tentang miras) masih dalam pembahasan,” ungkapnya.

Jawaban itu memancing reaksi keras Nursalam. Kata dia, jawaban itu tidak berdasar. Menurutnya, Satpol PP seharusnya sudah bisa bertindak. Mengacu pada tidak ada izin yang dikeluarkan untuk menjual miras.

 “Tidak mesti hanya berdasarkan satu perda,” sebut Nursalam.

“Satpol PP ini kan garda terdepan. Dinas Perizinan (Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu, Red), Dispora, sudah mengatakan bahwa tidak mengeluarkan izin (terkait penjualan miras), harusnya sudah bisa bertindak. Satpol PP mesti tegas,” pungkas Nursalam. (dik/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.