Mahyunadi Ungguli Ismunandar di LSI Strategi

Direktur LSI Strategi Fawzi Rachman saat merilis hasil survei calob bupati dan wakil di hadapan awak media.

Survei Dilakukan Guna Menekan Angka Golput di Kutim

SELISIK.ID, Sangatta – Atmosfer pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sudah mulai terasa. Itu dapat dilihat dengan banyaknya spanduk dan baliho yang terpasang di pinggir jalan masuk ke Sangatta hingga di dalam kota.

Terkait hal tersebut, Lembaga Survei Indonesia (LSI) Strategi pun merilis bakal calon kandidat yang akan memimpin Kutim hingga 5 tahun ke depan.

Hasilnya cukup mengejutkan. Elektabilitas Bupati Kutim Ismunandar dan Wakil Kasmidi Bulang yang merupakan incumbent berada di posisi kedua.

Sedangkan posisi puncak bakal calon bupati 2020 diduduki Mahyunadi dan wakil H Kinsu. “Hasil tersebut didapatkan dari methodologi survei yang mengambil sampling secara acak dengan jumlah responden 440 yang dilaksanakan pada 16 hingga 31 Oktober,” beber Direktur LSI Strategi Fawzi Rachman kepada awak media, Minggu (1/12/2019).

Fawzi memastikan survei ini bukan titipan tetapi murni hasil bertemu masyarakat secara langsung dengan menjawab kuisioner. Karena tujuan pihaknya melakukan survei adalah agar masyarakat Kutim melek dengan pilkada.

“Tujuan kami adalah membangkitkan masyarakat Kutim terlibat Pemilu dan menekan persentase angka golput di Kutim yang cukup tinggi, yakni 51 persen,” tutupnya.

Hasil survei pemilihan Bupati Kutim, Mahyunadi 20,2 persen, Ismunandar 11,3 persen, Ardiansyah Sulaiman 6,3 persen, Kasmidi Bulang 4,0 persen, H Kinsu 2,2 persen, Ordiansyah 1,5 persen, Abdal Nanang 1,3 persen, Agus Aras 1,0 persen, lainnya 19,6 persen, dan belum memutuskan 32,6 persen.

Sedangkan untuk Wakil Bupati Kutim, H Kinsu 13,9 persen, Kasmidi Bulang 8,4 persen, Ordiansyah 6,8 persen, Agiel Suwarno 4,3 persen, Abdal Nanang 3,9 persen, Ismail 3,2 persen, Bakrie Hadi 2,3 persen, Agus Aras 2,0 persen, lainnya 12,2 persen, dan belum memilih 43,0 persen. (ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.