Komisi III Tampung Keluhan soal Jalan Permukiman Bontang Kuala

SELISIK.ID, Bontang – Kondisi jalan di permukiman atas laut Bontang Kuala (BK) yang telah ditetapkan sebagai kawasan wisata dikeluhkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Lurah Bontang Kuala Rony kepada Komisi III DPRD Kota Bontang saat mengunjungi Bontang Kuala, Selasa (17/3/2020).

Rony meminta material jalan masuk ke permukiman di atas laut Bontang Kuala diganti beton agar tidak berisik dan mengganggu ketenangan masyarakat. .

“Jalan yang ada saat ini beberapa kali telah dilakukan perbaikan hingga diberi peredam suara, namun itu hanya bisa bertahan setahun hingga 2 tahun,” ujar Rony.

Kata dia, sebagai daerah wisata, Bontang Kuala sejak sore hingga malam hari selalu dikunjungi wisatawan. Masyarakat mengeluhkan kebisingan jembatan mengganggu jam istirahat.

“Seharusnya kita menyambut wisatawan dengan wajah tersenyum, tapi karena suara bising malah sebaliknya,” kata Rony.

Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal mengatakan, sebagai kawasan wisata permukiman atas laut Bontang Kuala sudah seharusnya jalannya dilakukan perbaikan.

“Kalau kita kesana memang jembatannya sudah sangat berisik apabila dilalui sepeda motor,” ujarnya.

“Kalau mau bagus memang harus dicor, minimal seperti di Selambai atas jembatannya dicor. Kalau kita masuk tidak berisik lagi,” terangnya.

Pihaknya mengajak untuk berkoordinasi dengan dinas terkait untuk diteruskan ke Kementerian PUPR. Mengingat, saat ini Kementerian PUPR ada program Kota Tanpa Kumuh dan telah melakukan perbaikan di Selambai. (dik/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.