Kemenag Keluarkan Pedoman Salat Id di Rumah, Baca Panduan Lengkapnya

SELISIK.ID, BONTANG – Pemkot Bontang akhirnya memutuskan perayaan salat Idulfitri akhirnya dilaksanakan di rumah.

Berdasarkan rapat evaluasi yang digelar (20/05/2020). Hal ini membuat Kementerian Agama (Kemenag) Bontang mengeluarkan panduan salat Idulfitri di rumah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Bontang Muhammad Isnaini mengatakan, mengingat status Bontang masih KLB (Kejadian Luar Biasa) lantaran pandemi Virus Corona atau covid-19 yang tak kunjung usai.

Sehingga pihaknya mengeluarkan pedoman salat id di rumah. “Secara hukum syariah diperbolehkan.Mengingat situasi seperti ini,” katanya saat dihubungi Selisik.id.

Berikut panduan singkat salat Idulfitri yang disusun Kemenag Bontang ;

1. Shalat Idul Fitri yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjamaah dan dapat dilakukan secara sendiri ( munfarid).

2. Jika sholat Idul Fitri dilaksanakan dengan berjamaah , maka ketentuan sebagai berikut:

a. Jumlah jamaah yang shalat minimal 4 (empat) orang, satu orang imam dan tiga orang makmum.

b. Jika jumlahnya jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan shalat jamaah dirumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah , maka shalat idul fitri boleh dilaksanakan berjamaah tanpa khutbah.

3. Sebelum shalat disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih, sejak malam Idul Fitri sampai sebelum shalat idul fitri ( boleh berjamaah atau sendirian

4. disunnahkan mandi sebelum shalat Idul Fitri

5. Memakai pakaian yang bagus dan minyak wangi

6. Disunnahkan sarapan sebelum shalat Idul Fitri .

7. Membayar zakat fitrah sebelum shalat Idul Fitri jika belum melaksanakan.

8. Shalat Idul Fitri 2 rakaat dikerjakan sebelum khutbah.

9. Tidak ada adzan dan iqamah sebelum shalat Idul Fitri , berikut ini niat shalat Idul Fitri : Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/lmam) karena Allah ta’ala.

10. Membaca takbiratul ihram ( sambil mengangkat kedua tangan)

11. Membaca do’a iftitah.

12.Membaca takbir sebanyak 7 ( tujuh ) kali ( diluar takbiratul ihram ) dan diantara takbir itu dianjurkan membaca Tasbih

13.Membaca surat al-Fatihah , diteruskan membaca surat yang pendek dari A-Iqur’an.

14.Ruku’, sujud, duduk diantara dua sujud , dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

15. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri ( takbir qiyam ) , dan di antara takbir disunnahkan membaca :

16.Membaca surat al-Fatihah , diteruskan membaca surat yang pendek dari Al-qur’an.

17.Ruku’ sujud, dan seterusnya hingga salam.

18.Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri. (Reporter: Mawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.