Jelang Idulfitri, 624 Warga Binaan Diusulkan Terima Remisi


Kasi Registrasi Lapas Kelas II A Bontang Aris Wibowo. (Mawan /Selisik.id)

SELISIK.ID, BONTANG – Menjelang perayaan Idulfitri, sebanyak 624 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II Bontang diusulkan mendapatkan remisi. 

Kalapas Kelas II A Bontang Ronny Widyatmoko melalui Kasi Registrasi Lapas Kelas II A Bontang Aris Wibowo menyampaikan,  tahun ini terbanyak  diusulkan dari  kasus narkotika dan hanya satu untuk kasus korupsi.

“Untuk kasus narkotika PP 99 41 orang, pencurian 20 orang , tindak pidana ringan 52 orang, dan perlindungan anak 84 orang, kataya saat ditemui di ruangannya.

Ronny menjelaskan, dalam pemberian remisi harus melewati berbagai macam persyaratan. Kata dia, untuk persyaratan untuk Narkotika PP 99 yakni wajib memiliki surat keterangan kooperatif dalam pemeriksaan. Sedangkan kasus non PP 99 harus memenuhi masa tahan selama 6 bulan.

Berbeda dengan kasus korupsi yang  harus membayar denda, membayar uang pengganti yang harus dibayarkan ke bank. Hingga menghindari pemalsuan, serta tidak ada perkara lain dan bukan pelaku utama dan justice colaboration.

“Dalam kasus korupsi banyak yang harus dilalui, makanya hanya satu yang memenuhi persyaratan dan ada persyaratan lain dari semua kasus harus mematuhi peraturan Lapas ,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, semua kasus yang diusulkan tidak semuanya langsung mendapatkan remiai. Mengingat dilakukan seluruh Indonesia. Sehingga harus menunggu dari pusat. Namun 5 hari sebelum Idulfitri hasilnya sudah bisa dilihat. ”Kami menunggu hasilnya dari pusat saja,” terangnya. (*)

Reporter: Mawan/SELISIK.ID

Leave A Reply

Your email address will not be published.