Irfan Sarankan Disdukcapil Cabut Identitas Warga yang Lama Bermukim di Luar Bontang

Muhammad Irfan.

SELISIK.ID, Bontang – Anggota Komisi I DPRD Bontang Muhammad Irfan mewacanakan pencabutan identitas atau kartu tanda penduduk (KTP) bagi mereka yang lama bermukim di luar Bontang.

Hal tersebut disampaikan Irfan usai rapat Komisi I DPRD Bontang bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, di sekretariat DRPD Bontang, Senin (21/10/2019) pagi.

Irfan memaparkan bahwa persoalan timbul bila banyak pemegang KTP Bontang bermukim di luar kota. Paling krusial ialah mengenai data penduduk yang tidak valid. Itu menurutnya, karena si pemegang KTP Bontang sudah tak lagi mau tinggal di sini, sementara ia pun enggan mengurus perubahan.

Dikatakan Irfan, akibat kurang validnya data ini, program pemerintah bisa saja tidak berjalan. Ini juga bisa berdampak pada Perda pemberdayaan tenaga kerja lokal 75 persen, yag penyerapannya harus benar-benar untuk warga berdomisil di Bontang.

“Ketepatan data penduduk ini juga diperlukan dalam menyongsong Pilkada 2020 mendatang. Tentu kita semua tak ingin tiba-tiba KPU Bontang mengeluarkan hasil banyak penduduk tidak memilih (Golput), sementara yang bersangkutan memang sudah lama tak berdomisil di Bontang,” tutupnya

Namun, anggota Komisi I lainnya, Rusli menyatakan sifat berbeda. Menurutnya ia kurang sepakat dengan wacana pencabutan itu. Sebab, pemerintah sekalipun tak tahu alasan pemilik KTP Bontang yang bermukim di luar kota enggan mengubah identitas. Dan pencabutan sepihak seperti itu dinilai kurang elok.

Dia lebih menyankan agar Disdukcapil melakukan rekap terkait berapa jumlah pemegang KTP Bontang yang lama bermukim di luar kota. Serta berapa banyak pemegang KTP Bontang yang bermukin dalam kota.

“Kayaknya kalau pencabutan seperti itu tidak bisa dilakukan. Baiknya didata saja, beberapa pemegang KTP di luar kota, berapa yang di dalam kota,” pungkasnya. (adv/ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.