Ingkar Janji, BW Geram dengan Manajemen Nawakara

BONTANG — Anggota DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang (BW) geram dengan prilaku managemen PT Nawakara Persada Nusantara. Pasalnya, perusahaan tersebut kembali mengingkari komitmennya untuk membayar hak-hak karyawan.

“Sesuai dengan postingan saya tanggal 31 Mei seluruh hak-hak mereka itu dibayarkan tetapi dalam kurung waktu 7 bulan ini belum dibayarkan sampai sekarang, yang dibayarkan hanya pesangon saja”, jelas BW di Gedung DPRD, Selasa (26/11), Siang.

Lebih lanjut, politisi Nas|Dem ini menjelaskan, kewajiban-kewajiban lainnya seperti kelebihan jam kerja dan tunjangan jabatannya itu tidak diberikan selama dia bekerja jadi karyawan security. Sejauh ini sudah ada 16 orang yang melapor padanya

“Satu orang saja itu harus dibela apalagi 16 orang dan kemungkinan masih bertambah dan saya mendengar ada lagi pemutusan secara sepihak karyawan PT. Nawakara,” terangnya.

BW dengan tegas meminta Pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) harus dapat hadir menyelesaikan, jangan selalu berlindung dalam UU No 23.

Menurutnya, memang saat ini kewenangan daerah terbatas. Tetapi menjadi fasilitator regulator menyelesaikan masalah jangan dibiarkan.

“Wahai Nawakara sadarlah tunggu azab Tuhan,” ujarnya.

Lanjut BW menyampaikan pihaknya sudah menjadwalkan pada bulan Desember. Kalau memang dia (Nawakara) tidak bisa menyelesaikan maka akan dipanggil dan kalau sudah dipanggil tapi tetap tidak maka pihaknya akan mendorong DPRD untuk menggunakan hak Panitia Khusus (PANSUS) tenaga kerja.

“Banyak persoalan tenaga kerja di Bontang, PT. Nawakara itu hanya contoh kecil banyak Nawakara-nawakara lain yang melakukan kriminalisasi terhadap gaji-gaji karyawan,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, reporter newsbontang masih kesulitan untuk dapat mengkonfirmasi kepihak managemen PT. Nawakara Persada Nusantara.  (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.