Gagal Rampung, Raperda Pariwisata Daerah Kembali Digodok

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam.

SELISIK.ID, Bontang – Rancangan peraturan Daerah (Raperda) rencana pengembangan pariwisata daerah (Ripda) kembali disusun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang.

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam mengungkapkan bahwa dewan periode sebelumnya pernah membahas raperda ini namun tak kunjung rampung.

Hal tersebut lantaran Ripda Provinsi Kaimantan Timur (Kaltim) yang belum ada. Maka dari itu, pihaknya kembali akan menyusun rancangan raperda tersebut pada 2020 mendatang agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) khususnya yang bersumber dari pariwisata. “Jadi kita akan menyusun kembali agar dapat segera menjadi perda,” tuturnya, Senin (21/10/2019).

Rustam menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkunjung ke Provinsi Kaltim agar tidak menjadi batu ganjalan dalam menyusun RIPDA tingkat kota. “Acuannya sudah ada di provinsi, makanya saya mau tanya provinsi sudah siap belum,” katanya.

Jika peraturan ini telah rampung, Rustam setuju obyek wisata seperti Pulau Beras Basah dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda).

“Namun dia berharap Perusda dapat mengelola secara profesional. Sehingga wisatawan dapat terus berdatangan,” harapnya. (adv/ver)