Etha: Proyek Molor Sudah Jadi Budaya

Ketua Fraksi Gerindra Berkarya Etha Rimba Paembonan.

SELISIK.ID, Bontang – Ketua Fraksi Gerindra Berkarya Etha Rimba Paembonan menyoroti molornya beberapa proyek di Bontang.

Seperti proyek perbaikan parit dan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, pembangunan Masjid Terapung di Loktuan, proyek pembangunan klinik rawat Jalan RSUD Taman Husada Bontang.

Etha menutukan sepertinya hal tersebut sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya. Padahal seharusnya itu yang dihindari.
“Saya melihat pemerintah enjoy saja, padahal bisa kok kita tegasin soal ini,” tutur Etha, Kamis (5/12/2019).

Dikatakan Etha, pemerintah seharusnya merubah pola penjadwalan lelang berbagai proyek.

Seperti diketahui APBD murni biasanya sudah mulai ditetapkan sekira 30 November dan 15 Desember dipastikan settle, kemudian dilanjutkan penyusunan DPA sekira 3 bulan atau hingga Maret. Artinya di bulan April hingga Juni proyek kecil hingga besar diatas Rp 5 miliar sudah bisa dilelang dan dikerjakan.

“Padahal saya yakin kita sudah didukung SDM handal dan mumpuni untuk mengurusi hal semacam itu (lelang) lebih cepat,” pungkasnya. (adv/ver)

Leave A Reply

Your email address will not be published.