Diduga Izin Belum Rampung, Komisi I dan III Tinjau Pembangunan Pabrik CPO

SELISIK.ID, Bontang– Komisi I dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar  sidak ke lokasi proyek pembangunan pabrik crude oil palm (CPO), Sigendis, Bontang Lestari, Senin (18/3/2019).

Sidak dipimpin Ketua Komisi I Agus Haris, Ketua Komisi III Rustam didampingi para anggota. Agus Haris menuturkan, bersama Komisi III mereka meninjau pabrik CPO yang dibangun PT Energi Unggul Persada (EUP) untuk meminta master plan dari proyek tersebut.

Hal itu guna memastikan kelengkapan dokumen perusahaan tersebut dan yang paling penting lagi adalah memastikan para pekerja yang akan bekerja nanti merupakan 70 persen tenaga kerja lokal.

“Hal ini lah yang kami sampaikan dan minta perusahaan itu untuk komitmen,” ungkapnya.

Dikatakan Agus, bila memang perusahaan tersebut tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap, maka dia meminta segala aktivitas pekerja saat ini dapat disetop. Sejatinya semua pun sudah tahu bahwa perda RTRW belum selesai tetapi nyatanya di lapangan, aktivitas proyek sudah berjalan.

“Kami akan memanggil pimpinan perusahaan yang mengerjakan proyek CPO ini,” tegasnya.

Rustam menambahkan, luas lahan yang digunakan untuk membangun pabrik tersebut 146 hektar. Sebanyak 38 hektar akan digunakan untuk konstruksi, sedangkan sisanya untuk perkantoran dan kawasan hijau.

“Jumat ini akan kami panggil direktur PT EUP untuk duduk bersama menjelaskan persoalan ini,” kata Rustam.

Sementara itu, Site Manager PT EUP Aziz Fahri Hasibuan tidak bisa berkomentar banyak terkait kelengkapan dokumen. Dia menyarankan agar bertemu langsung saja manajemen untuk menjawal hal itu.

“Mungkin Kamis atau Jumat ini pimpinan saya datang ke sini. Nanti tanya beliau saja,” tukasnya.

Reporter: Veri

Leave A Reply

Your email address will not be published.