Dewan Desak Pemkot Tutup THM

SELISIK.ID, Bontang – DPRD Bontang mendesak pemkot segera mengeluarkan kebijakan atau maklumat edaran penutupan tempat hiburan malam (THM).

Mengingat, penyebaran virus Covid-19 di Kota Taman sudah dalam status kejadian luar biasa (KLB).

Meski imbauan terus disuarakan, namun banyak desakan agar pemkot segera melakukan langkah konkret.  

Anggota Komisi II DPRD Bontang Etha Rimba Paembonan menyebut, Pemkot Bontang terlalu lambat untuk bergerak untuk menutup THM yang dianggap berpotensi menjadi tempat penyebaran virus.

“Apa sih yang ditunggu oleh pemerintah. Seharusnya telah dilakukan kalau pencegahan,” katanya.

Dia sedikit menyinggung, edaran yang diberikan untuk para abdi negara dapat bekerja di rumah atau work from home (WFH).

Etha melihat seolah pemerintah seakan tidak serius dalam pencegahan. Sebab, tidak ada imbauan tertulis terkait penutupan atau larangan untuk THM.

Padahal hingga saat ini, sudah ada pasien positif di Bontang. Kewaspadaan harus dilakukan untuk pencegahan virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

“Ibu (Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni) kan lulusan dokter juga. Seharusnya paham,” katanya.

Terpisah, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, pemkot masih melakukan imbauan agar masyarakat tidak berkumpul di kafe atau ke tempat keramaian.

Dia menambahkan, meningkatnya status Bontang menjadi KLB membuatnya akan lebih memperketat kembali imbauan tersebut. Pasalnya, terdapat dua orang yang dinyatakan positif dirawat di RSUD Taman Husada.

“Satu asal Bontang dan satu asal Kutim (Kutai Timur),” ungkapnya. (dik/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.