Cerita Korban Kebakaran di Kampung Jawa; Rumah Rata Tanah, Tak Sempat Selamatkan Barang-Barang

SELISIK.ID, Bontang – Sabtu (21/6/2020) sekitar pukul 22.00, Margo sudah mulai tertidur lelap. Lantaran seharian bekerja. Namun tiba-tiba suara dentuman kencang sekira pukul 1.30 Wita malam itu membangunkannya dari tempat tidur.

Kemudian langsung keluar dari rumah untuk mencari tahu asal suara itu. Ternyata si jago merah berkobar tinggi di sekitar kediamannya. Mengetahui itu dia langsung bergegas membangunkan istri dan anaknya untuk berlari melalui belakang rumahnya untuk menyelamatkan diri.

“Saya keluar tidak pakai celana dan pakaian, maaf cuman celana dalam lari keluar,” ungkapnya yang dibenarkan sang istri saat ditemui di tempatnya mengungsi wilayah RT 15 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara Senin (22/6/2020).

Hanya sebuah telepon genggam yang dapat diselamatkan istrinya. Barang lainnya seperti dua kendaraan bermotor dan barang berharga lainnya hangus terbakar. Bersama rumah berbahan kayu miliknya yang didirikan di atas tanah saudaranya tersebut.

Baju yang dipakai di badan kini hanya uluran tangan dari tetangga dan kerabatnya. “Jangankan motor barang yang ringan seperti HP saja tidak bisa dibawa,” ujarnya sambil tangan kanannya menunjuk HP yang terletak di atas meja.

Kini dia tengah mengungsi di rumah tetangganya. Pria yang bekerja serabutan ini belum tahu kemana dia bersama istri dan seorang anaknya yang kini duduk di bangku SMP akan tinggal. Setelah rumahnya rata dengan tanah lantaran di lahap si jago merah tersebut.

“Kemarin sudah ditawarin sama Pak Lurah untuk tinggal di perumahan di Parikesit (rumah singgah), tapi saya bilang nanti saja dulu Pak, kalau saya mau kesana nanti saya datangi Pak Lurah,” ucapnya.

Untuk diketahui, terjadi kebakaran Minggu (22/6/2020) sekira pukul 1.30 Wita yang menyebabkan 4 rumah hangus terbakar. Sedangkan 3 rumah lainnya terbakar saparuh. “Totalnya 7,” ujar Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Norman.

Selain rumah ada dua orang warga yang menjadi korban, yakni mengalami luka bakar serius sekitar 50 persen di tubuhnya. Akibat ketika kebakaran terkurung di dalam rumah. “Sudah dilarikan langsung ke Rumah Sakit Amalia,” ucapnya. (wawan)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.