Belum Ekfektif Tekan Covid, PPKM Jilid II Dipastikan Lebih Tegas

Bontang — Aktivitas masyarakat di masa Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bontang masih tinggi. Karena itu PPKM ditahap ke-2 dipastikan akan lebih tegas.

Dalam apel gabungan TNI/Polri Bontang di Makodim 0908 disebutkan pelaksanaa operasi pendisiplinan protokol kesehatan lebih ketat, Minggu, (31/01/21).

Patroli dilakukan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang kembali diperpanjang sampai 14 Februari 2021, sebagai upaya menekan angka penyebaran COVID-19.

Saat ini, patroli dilakukan di 4 titik diantaranya, pintu gerbang masuk Bontang, Pasar Rawa Indah, Pasar Loktuan, dan sepanjang jalan Panjaitan.

Dandim Bontang, Letkol Arh Choirul Huda menyebutkan, PPKM pertama yang dilakukan belum memberikan hasil memuaskan lantaran kasus yang semakin meningkat.

“Kegiatan ini mengingatkan bahwa PPKM belum selesai,” ujarnya.

PPKM tahap kedua pun mulai efektif esok Senin, 01 Februari 2021, dan akan melakukan patroli ketat setiap hari.

“Selama ini kita menggelar operasi setiap hari rutin siang dan malam, sehari 2 sampai 3 kali , jadi semua bergerak di kelurahan dan kecamatan bersama,”

Adapun aturan-aturan yang diterbitkan terdapat modifikasi penambahan terkait pembatasan jam malam

“Surat edaran telah dikeluarkan untuk Cafe dan warung makan, kalau makan ditempat hanya diperbolehkan sampai pukul 20.00. sedang untuk take away hanya sampai pukul 22.00 Wita,” bebernya. Bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan PPKM tersebut akan ditindak berupa sanksi yang tegas.

“Selama ini, aturan ini di anggap ecek-ecek, karena sanksi yang kurang tegas,” bebernya.

Adapun sanksi yang diberikan berupa, sanksi sosial, denda dan pencabutan surat izin usaha. Choirul berharap, dengan patroli tersebut semakin efektif dan efisien mampu menekan angka persebaran Covid yang semakin meningkat.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.