Aparat Gabungan Ingatkan Pelaku Usaha Patuhi Aturan PPKM Mikro

Bontang – Satpol PP bersama aparat gabungan lainnya seperti Polri dan TNI mengingatkan masyarakat agar patuh terhadap aturan PPKM Mikro yang sedang diterapkan saat ini. Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Apalagi saat ini 10 kelurahan kembali ke zona merah. Kasus aktif pun kian meningkat setiap harinya.

Aparat telah mengantongi identitas pemilik usaha yang sebelumnya telah diberi peringatan. Akibat tidak membatasi pengunjungnya yang sejatinya tidak boleh melebih kapasitas 30 persen.

“Kami sudah foto KTP-nya kalau nanti melanggar lagi, bisa di-warning tidak boleh buka kafe,” kata Sekretaris Satpol PP Sutrisno.

Satpol PP diketahui sebagai ujung tombak dalam penindakan perwali mengenai protokol kesehatan di Bontang.

Diketahui, besaran denda dalam perwali tersebut berada di angka Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta. Di sana disebutkan, perorangan yang tidak memakai masker didenda Rp 100 ribu. Kemudian, bagi mereka yang tidak melaksanakan isolasi mandiri ketika dinyatakan positif Covid-19 atau kontak erat didenda Rp 1 juta. Sedangkan yang tidak melakukan pemeriksaan kesehatan baik rapid test antigen atau PCR sedangkan berstatus kontak erat didenda Rp 500 ribu.

“Kami lihat perkembangan Covid-19 juga di Bontang, saat ini masih sekadar peringatan,” ujarnya. (adv/kominfo)