11 Napi Seumur Hidup di Lapas Bontang Tidak Dapat Remisi, Ini Alasannya

Kasi Registrasi Lapas Kelas II A Bontang Aris Wibowo. (Mawan /Selisik.id)


SELISIK.ID, BONTANG – Sebanyak 11 narapidana yang dihukum seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bontang tidak bisa mendapatkan remisi. Hal ini mengacu pada Pasal 10 ayat 4 UU Permasyarakatan.

Kalapas Kelas II A Bontang Ronny Widyatmoko melalui Kasi Registrasi Lapas Kelas II A Bontang Aris Wibowo menjelaskan, dalam pasal 10 ayat 4 pemberian hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi narapidana yang dijatuhi pidana penjara seumur hidup dan terpidana mati.“Di sini ada 11 warga binaan,” terangnya.

Dirinya menuturkan, pidana seumur hidup didominasi dari kasus narkotika. Mengingat, dalam pengedaran barang haram seberat 1 kilogram bisa dijatuhi hukuman mati. “Kebanyakan kasus nakoba,” katanya.

Aris menyampaikan, untuk mendapatkan remisi, terpidana mati atau terpidana penjara seumur hidup harus memenuhi berbagai persyaratan. Salah satunya dengan pengajuan keringanan kepada presiden.

Kata dia, pengajuan itu biasanya dilakukan oleh pihak keluarga narapidana.
“Harus punya teks amnesti kepada presiden. Dan harus menjalani 20 tahun penjara,” terangnya.

Aris mengatakan, selain itu, ketentuan lainnya ialah narapidana seumur hidup tersebut harus merubah statusnya dari pidana seumur hidup menjadi pidana sementara. Kata dia, itupun harus berdasarkan keputusan presiden. “Ini berlaku bagi pidana umum saja,”sebut Aris. (*)

Reporter: Mawan

Leave A Reply

Your email address will not be published.