Buntut Ditemukannya Timbunan Solar, Dua SPBU di Kalsel Disegel Polisi

SELISIK.ID- Banjarmasin- Dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yaitu SPBU Veteran dan SPBU Sungai Tabuk disegel pihak kepolisian.

Hal ini dilakukan setelah Bareskrim dan Dit Reskrimsus Polda Kalsel membongkar praktik curang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar PSO.

Selain itu, Pertamina Regional Kalimantan juga telah menghentikan penyaluran bahan bakar minyak ke dua SPBU tersebut.

“Penghentian itu dilakukan sampai dengan adanya informasi lebih lanjut. Kedua SPBU tersebut dengan nomor registrasi 63.701.001 dan 64.706.14,” kata Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha, Selasa (18/12/2018).

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Kalsel Kombespol Rizal Irawan membenarkan akan adanya pemberian garis polisi terhadap SPBU yang terlibat dalam kasus penimbunan BBM jenis solar bersubsidi itu.

Akan tetapi, pihaknya masih belum bisa memastikan adanya keterlibatan manajemen dan aparat kepolisian dalam kasus tersebut.

“Ya seperti yang telah kita sampaikan, ini masih pendalaman,” sebutnya.

Menurutnya, kasus ini diduga melibatkan banyak oknum. Sejauh ini, kata dia, kepolisian telah memeriksa 18 orang saksi dan belum menemukan tersangka di balik kasus penimbunan solar bersubsidi tersebut.

“Ya, ini perlu waktu. Kalau ada temuan baru kita akan beberkan media,”tambahnya.

Terpisah,  Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalimantan Selatan, Syaibani meyakini keterlibatan manajemen SPBU dalam praktik curang ini sangat minim.

“Sangat kecil kemungkinan manajemen SPBU memberikan perintah langsung dalam perbuatan yang melanggar hukum,” ujarnya.

Namun ia mendukung jika ada keterlibatan operator dalam kasus ini untuk diproses berdasarkan hukum yang berlaku. Tambahnya, SPBU memilki peran vital dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga harus dilindungi oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, kasus ini harus menjadi perhatian semua kalangan karena SPBU menjalankan peran vital memenuhi kebutuhan bahan bakar bagi masyarakat. (*)